Blog
Sejarah Negara Zimbabwe
Sejarah Negara Zimbabwe

Latar Belakang Sejarah Negara Zimbabwe

Zimbabwe merupakan sebuah negara yang terletak di kawasan selatan Afrika dengan ibu kota Harare. Nama Zimbabwe berasal dari kata "Great Zimbabwe", yaitu sebuah kota kuno yang menjadi pusat kerajaan di wilayah tersebut pada abad ke-11 hingga ke-15. Sejarah negara ini dimulai sejak zaman kuno, tepatnya pada abad ke-11 ketika kota Great Zimbabwe yang terletak di dataran tinggi Zimbabwe menjadi pusat perdagangan dan politik. Pada masa tersebut, kerajaan Zimbabwe merupakan salah satu kekuatan terbesar di Afrika dan menjadi pusat perdagangan emas, gading, dan budak.

Pada abad ke-19, bangsa Eropa mulai tertarik dengan Zimbabwe dan mulai melakukan kolonisasi. Pada tahun 1888, Inggris mendirikan Perusahaan Afrika Selatan yang menguasai sebagian besar wilayah Zimbabwe. Kolonisasi ini berlangsung hingga tahun 1923 saat Inggris secara resmi menetapkan Zimbabwe sebagai koloni mereka dan memberikan nama Rhodesia Selatan. Pada masa ini, terjadi konflik yang cukup besar antara penduduk asli Zimbabwe dengan para pemukim Eropa yang menginginkan ladang pertanian dan tambang emas di wilayah tersebut.

Perkembangan dan Pengaruh Sejarah Negara Zimbabwe

Pada tahun 1965, Rhodesia Selatan menyatakan kemerdekaannya secara sepihak dan memproklamirkan diri sebagai Republik Rhodesia. Namun, upaya ini tidak diakui oleh PBB dan dianggap sebagai sebuah pemberontakan terhadap Inggris yang masih menganggap Rhodesia Selatan sebagai koloninya. Konflik ini berlangsung hingga tahun 1979 ketika Inggris, Afrika Selatan, dan pemimpin gerakan kemerdekaan ZANU dan ZAPU menandatangani perjanjian yang mengakhiri pemberontakan dan menetapkan Rhodesia Selatan sebagai negara merdeka yang kemudian berganti nama menjadi Zimbabwe pada tahun 1980.

Sejak itu, Zimbabwe mengalami perkembangan yang pesat di berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur. Negara ini juga menjadi salah satu pusat pertanian dan pariwisata di Afrika. Namun pada tahun 2000, terjadi krisis politik dan ekonomi yang memicu terjadinya inflasi yang sangat tinggi dan penurunan ekonomi yang drastis. Hingga saat ini, Zimbabwe masih berjuang untuk mengatasi masalah tersebut dan membangun kembali negaranya. Meskipun begitu, sejarah Zimbabwe tetap menjadi bagian penting yang membentuk identitas dan budaya negara ini.