Blog
Sejarah Negara Sudan Selatan
Sejarah Negara Sudan Selatan

Sejarah Sudan Selatan: Perkembangan Sejak Kemerdekaan

Sudan Selatan adalah sebuah negara di Afrika yang merdeka pada tanggal 9 Juli 2011 setelah memisahkan diri dari Sudan. Namun, sebelumnya negara ini telah mengalami sejarah yang panjang dan penuh perubahan. Sejarah Sudan Selatan dapat dibagi menjadi dua periode penting, yaitu periode kolonial dan periode setelah kemerdekaan.

Periode kolonial dimulai pada abad ke-19 ketika Sudan Selatan dikuasai oleh Mesir dan Inggris secara bergantian. Pada awalnya, Mesir menguasai Sudan Selatan karena adanya kebutuhan akan tenaga kerja untuk membangun proyek irigasi di Sungai Nil. Namun, pada tahun 1898, Inggris mengambil alih kendali atas Sudan Selatan dan memerintahnya sebagai bagian dari koloni Inggris di Afrika. Selama masa ini, Sudan Selatan mengalami pemerintahan yang otoriter dan penindasan terhadap suku-suku yang berbeda di dalamnya yang menyebabkan konflik dan permusuhan di antara mereka.

Periode Kolonial hingga Pengakuan Internasional sebagai Negara Merdeka

Pada tahun 1956, Sudan Selatan memperoleh kemerdekaan dari Inggris bersama dengan Sudan utara. Namun, kemerdekaan ini tidak berlangsung lama karena negara ini langsung terlibat dalam perang saudara yang berkepanjangan antara pemerintah di utara dan gerakan pembebasan di selatan. Perang saudara ini berlangsung selama lebih dari dua dekade dan menewaskan jutaan orang serta mengakibatkan krisis kemanusiaan yang besar.

Pada tahun 2005, Sudan Selatan dan Sudan utara menandatangani perjanjian damai yang mengakhiri perang saudara dan memberikan Sudan Selatan otonomi yang lebih besar. Namun, pada tahun 2011, melalui referendum yang diadakan di Sudan Selatan, mayoritas penduduk memilih untuk memisahkan diri dari Sudan dan membentuk negara sendiri yang akhirnya diakui oleh komunitas internasional. Sejak itu, Sudan Selatan terus berjuang untuk membangun negara yang stabil dan sejahtera dengan berbagai tantangan dan konflik yang masih harus dihadapi.