Blog
Sejarah Negara Sri Lanka
Sejarah Negara Sri Lanka

Latar Belakang Sejarah Negara Sri Lanka

Sri Lanka adalah sebuah negara yang terletak di Asia Selatan, tepatnya di Samudra Hindia. Negara ini merupakan sebuah pulau yang dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, sehingga sering dijuluki sebagai "Surga di Bumi". Namun dibalik keindahannya, Sri Lanka memiliki sejarah yang panjang dan kompleks.

Sejarah Sri Lanka dimulai sejak 2500 tahun yang lalu, ketika bangsa Sinhala pertama kali menetap di pulau ini. Kemudian, pada abad kedelapan, agama Buddha diperkenalkan oleh seorang biksu bernama Mahinda. Agama ini kemudian menjadi agama mayoritas di Sri Lanka hingga saat ini.

Selama berabad-abad, Sri Lanka menjadi pusat perdagangan rempah-rempah dan batik di Asia Selatan, sehingga banyak negara seperti India, Persia, dan Cina yang berusaha untuk menguasai pulau ini. Namun, pada abad ke-16, bangsa Portugis yang pertama kali berhasil menduduki Sri Lanka dan menjadikannya sebagai pusat perdagangan rempah-rempah. Pada tahun 1796, bangsa Belanda mengambil alih dan memerintah Sri Lanka selama hampir 150 tahun.

Perkembangan dan Peristiwa Penting dalam Sejarah Sri Lanka

Pada tahun 1815, bangsa Inggris mengambil alih Sri Lanka dari Belanda dan menjadikannya sebagai sebuah koloni. Selama periode kolonial ini, bangsa Inggris memperkenalkan sistem perkebunan di Sri Lanka, yang membuat negara ini menjadi salah satu produsen teh terbesar di dunia. Namun, sistem tersebut juga menyebabkan banyak penderitaan bagi para pekerja.

Pada tanggal 4 Februari 1948, Sri Lanka memperoleh kemerdekaannya dari Inggris dan menetapkan nama resmi negara ini yaitu "Ceylon". Namun pada tahun 1972, nama negara ini diubah menjadi "Sri Lanka" dan dijadikan sebagai sebuah republik. Sejak saat itu, Sri Lanka mengalami berbagai konflik politik dan masyarakat yang berujung pada perang saudara yang berlangsung selama hampir 30 tahun.

Pada tahun 2009, perang saudara di Sri Lanka akhirnya berakhir dengan kemenangan pemerintah dan negosiasi perdamaian dengan pihak Tamil. Namun, konflik agama dan kekerasan antar suku masih terjadi di negara ini. Saat ini, Sri Lanka merupakan negara yang sedang berusaha untuk membangun kembali kestabilan politik dan sosialnya, serta meningkatkan perekonomiannya untuk mewujudkan kemakmuran bagi seluruh rakyatnya.