Blog
Sejarah Negara Siprus
Sejarah Negara Siprus

Sejarah Awal Siprus: Dari Zaman Klasik Hingga Kekaisaran Romawi

Siprus adalah sebuah pulau yang terletak di Laut Tengah dan merupakan salah satu negara terkecil di Eropa. Namun, jangan salah, pulau ini memiliki sejarah yang kaya dan panjang. Sejak zaman klasik, Siprus telah menjadi tempat yang strategis dalam perdagangan dan pemerintahan. Pulau ini juga menjadi pusat kebudayaan dan agama yang penting.

Pada abad ke-12 SM, Siprus diduduki oleh suku-suku Yunani. Mereka membawa kebudayaan dan bahasa Yunani yang masih digunakan hingga saat ini. Pada abad ke-9 SM, pulau ini juga menjadi pusat aktivitas perdagangan dengan bangsa Mesir dan Timur Tengah. Pada masa ini, Siprus juga menjadi tempat yang penting bagi peradaban Fenisia yang membawa pengaruh besar dalam perkembangan ekonomi dan kebudayaan Siprus.

Pada abad ke-4 SM, Alexander Agung menaklukkan Siprus dan menjadikannya sebagai bagian dari Kekaisaran Makedonia. Namun, setelah kematian Alexander Agung, Siprus jatuh ke tangan Ptolemaios dari Mesir dan kemudian diambil alih oleh Kekaisaran Romawi pada abad ke-1 SM. Di bawah pemerintahan Romawi, Siprus berkembang pesat dalam bidang ekonomi dan menjadi salah satu pelabuhan perdagangan yang penting di wilayah tersebut.

Perjalanan Sejarah Siprus: Dari Penjajahan Hingga Kemerdekaan Modern

Pada abad ke-4 M, Siprus menjadi bagian dari Kekaisaran Bizantium yang merupakan penerus Romawi Timur. Namun, pada abad ke-7 M, pulau ini jatuh ke tangan bangsa Arab dan kemudian dikuasai oleh bangsa Turki Seljuk pada abad ke-11 M. Selama 300 tahun berikutnya, Siprus dikuasai oleh berbagai bangsa seperti Venesia, Prancis, dan Genoa.

Pada abad ke-16 M, Siprus dikuasai oleh Kesultanan Utsmaniyah dan tetap berada di bawah kekuasaannya hingga abad ke-19 M. Pada masa ini, Siprus mengalami banyak perubahan sosial dan politik, seperti adanya pemberontakan rakyat Siprus pada awal abad ke-19 M yang bertujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan dari Kesultanan Utsmaniyah. Namun, perjuangan ini tidak berhasil dan Siprus tetap berada di bawah kekuasaan Utsmaniyah hingga akhirnya dikuasai oleh Inggris pada tahun 1878 M.

Pada tahun 1960, Siprus berhasil meraih kemerdekaannya dari Inggris dan mendirikan Republik Siprus yang merupakan negara pertama yang menjalankan pemerintahan campuran antara orang Yunani dan Turki. Namun, hubungan antara kedua etnis ini tidak selalu harmonis dan memicu konflik yang serius pada tahun 1974. Meskipun demikian, Siprus berhasil mempertahankan kemerdekaannya dan menjadi negara yang modern dan maju hingga saat ini.