Blog
Sejarah Negara Serbia
Sejarah Negara Serbia

Sejarah Awal Negara Serbia: Dari Kerajaan Zeta ke Kekaisaran Romawi Timur

Negara Serbia memiliki sejarah yang panjang dan kaya akan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk identitasnya. Sejarah awal negara ini bermula pada abad ke-7 Masehi, ketika suku Slavia datang ke wilayah Balkan dan menetap di lembah Sungai Morava. Pada abad ke-9 Masehi, kerajaan pertama Serbia, Kerajaan Zeta, didirikan oleh Vlastimir, seorang pangeran Slavia. Kerajaan ini berhasil memperluas wilayahnya dan memainkan peran penting dalam penyebaran agama Kristen Ortodoks di wilayah Balkan.

Pada abad ke-11 Masehi, Serbia mulai diperintah oleh Kekaisaran Romawi Timur. Ini terjadi setelah seorang pangeran Serbia, Stefan Vojislav, memberontak dan berhasil memisahkan diri dari kerajaan Zeta. Stefan kemudian memproklamasikan diri sebagai "Pangeran Serbia dan Dukungannya" dan mengadopsi agama Ortodoks sebagai agama negara. Kekaisaran Romawi Timur memanfaatkan hubungan baiknya dengan Serbia untuk memperluas pengaruhnya di kawasan Balkan.

Masa kekuasaan Kekaisaran Romawi Timur di Serbia berlangsung selama beberapa abad, dan negara ini mengalami masa perkembangan yang signifikan. Salah satu penguasa terkenal dari dinasti Nemanji?, Stefan Nemanja, berhasil menyatukan wilayah-wilayah Serbia yang sebelumnya terpecah-pecah. Pada abad ke-14 Masehi, Serbia berhasil memperluas wilayahnya hingga mencapai puncak kejayaannya sebagai Kekaisaran Serbia. Namun, kejayaan ini tidak berlangsung lama karena negara ini kemudian terpecah menjadi beberapa kekuatan yang lebih kecil, yang akhirnya jatuh ke tangan Kekaisaran Ottoman pada abad ke-15 Masehi. Negara ini kemudian diperintah oleh Ottoman selama hampir lima abad, yang membawa perubahan signifikan pada agama, budaya, dan sistem pemerintahan Serbia.

Masa Perkembangan Negara Serbia: Dari Kekaisaran Ottoman hingga Era Modern

Kekaisaran Ottoman memerintah Serbia selama hampir lima abad, yang memberikan dampak yang besar pada perkembangan negara ini. Dengan adanya perubahan sosial, ekonomi, dan politik yang signifikan, Serbia mengalami masa-masa sulit selama era Ottoman. Pada abad ke-19 Masehi, gerakan nasionalis Serbia tumbuh dan memimpin perjuangan melawan kekuasaan Ottoman. Pada tahun 1815, Serbia akhirnya berhasil memproklamasikan kemerdekaannya dan mendirikan Kepangeranan Serbia dengan Milo? Obrenovi? sebagai penguasa pertamanya.

Pada akhir abad ke-19 Masehi, Kepangeranan Serbia bergabung dengan Kerajaan Montenegro dan wilayah Bosnia dan Herzegovina yang juga memperoleh kemerdekaan dari Ottoman untuk membentuk Kerajaan Yugoslavia. Namun, negara ini baru resmi didirikan pada tahun 1918 setelah berakhirnya Perang Dunia I. Namun, kestabilan negara Yugoslavia tidak berlangsung lama karena pecahnya perang saudara yang berkepanjangan pada tahun 1990-an. Akhirnya, pada tahun 2006, Serbia secara resmi memproklamasikan kemerdekaannya sebagai negara merdeka setelah dilakukannya referendum kemerdekaan. Hal ini menandakan awal era modern bagi negara Serbia yang terus berjuang untuk membangun kembali negaranya dan memperkuat posisinya di dunia internasional.