Blog
Sejarah Negara Malta
Sejarah Negara Malta

Sejarah Negara Malta: Awal Mula dan Perkembangannya

Malta adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di Laut Tengah, sekitar 80 km di selatan Italia. Negara ini telah dikenal sejak zaman kuno sebagai pelabuhan penting untuk perdagangan dan pelayaran. Sejarah Negara Malta dimulai sejak 3600 SM, ketika kepulauan ini pertama kali dihuni oleh orang-orang dari Sisilia dan Sardinia. Namun, pada 800 SM, Malta dikuasai oleh bangsa Fenisia yang mengembangkan perdagangan dan pertanian di pulau ini.

Setelah itu, Malta diperintah oleh bangsa Kartago selama lebih dari 500 tahun hingga akhirnya ditaklukkan oleh Republik Romawi pada tahun 218 SM. Pada masa kekuasaan Romawi, Malta berkembang pesat sebagai pusat perdagangan dan pertanian yang penting dalam wilayah Laut Tengah. Namun, pada abad ke-5 M, Malta jatuh ke tangan bangsa Vandal yang berasal dari Jerman dan pada abad ke-9 M, Malta dikuasai oleh bangsa Arab yang membawa agama Islam ke pulau ini.

Kejayaan dan Peninggalan Sejarah Negara Malta

Pada abad ke-16, Malta dikuasai oleh Ksatria Ordo Santo Yohanes, sebuah ordo militer dan agama yang didirikan untuk melindungi para peziarah Kristen di Tanah Suci. Ksatria ini membangun benteng dan kota-kota yang megah serta mengembangkan perdagangan dan maritim di pulau ini. Selama masa kejayaannya, Malta menjadi salah satu pusat kebudayaan dan seni di Eropa.

Pada tahun 1798, Napoleon Bonaparte menaklukkan Malta dan menjadikannya sebagai pangkalan militer untuk menyerang Mesir. Namun, hanya setahun kemudian, Malta berhasil direbut kembali oleh Inggris yang memerintah pulau ini hingga tahun 1964. Selama masa kekuasaan Inggris, Malta mengalami banyak kemajuan di bidang pendidikan, infrastruktur, dan perekonomian. Pada tahun 1964, Malta memproklamasikan kemerdekaannya dan menjadi sebuah republik yang berdaulat.

Pemulihan dan Perkembangan Modern Sejarah Negara Malta

Setelah memperoleh kemerdekaannya, Malta mengalami perkembangan pesat di berbagai bidang. Pada tahun 1974, Malta bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pada tahun 2004, negara ini menjadi anggota Uni Eropa. Pariwisata menjadi salah satu sektor penting dalam perekonomian Malta, dengan wisatawan yang tertarik dengan keindahan alam dan sejarah yang kaya di pulau ini.

Meskipun memiliki sejarah yang panjang dan bercabang, Malta terus berusaha untuk mengembangkan dan melestarikan warisan dan budaya mereka yang unik. Banyak monumen dan bangunan bersejarah yang masih berdiri di pulau ini, seperti Megalitikum tarxien, Kota Valletta yang indah, dan dinding pertahanan yang kuat. Sejarah Negara Malta yang kaya dan beragam menjadikannya sebagai tempat yang menarik untuk dikunjungi dan dipelajari.