Blog
Sejarah Negara Mali
Sejarah Negara Mali

Sejarah Negara Mali: Asal Usul dan Pembentukan

Negara Mali merupakan salah satu negara yang terletak di barat Afrika. Nama Mali berasal dari nama sebuah kerajaan kuno, Kerajaan Mali, yang pernah berkuasa di wilayah tersebut pada abad ke-13 hingga abad ke-17. Sejarah negara Mali dimulai dari penyebaran agama Islam pada abad ke-9 oleh pedagang Arab dan Bangsa Berber di wilayah tersebut. Pada abad ke-11, wilayah Mali di bawah kekuasaan Kerajaan Ghana dan kemudian pada abad ke-13, Kerajaan Mali berhasil menggantikan Ghana sebagai kekuatan dominan di wilayah tersebut.

Pembentukan negara Mali secara resmi dimulai pada tahun 1235 oleh Sundiata Keita, seorang pemimpin militer yang berhasil menyatukan suku-suku di wilayah tersebut dan memerintah sebagai kaisar pertama Kerajaan Mali. Sundiata dikenal sebagai pendiri dinasti Keita yang berhasil memperluas wilayah Mali hingga mencakup bagian dari negara-negara tetangga seperti Ghana, Senegal, dan Mali Utara. Pada masa pemerintahan Maharaja Mansa Musa pada abad ke-14, Kerajaan Mali mencapai puncak kejayaannya dengan menjadi pusat perdagangan yang makmur dan pusat penyebaran agama Islam di Afrika Barat.

Periode Bersejarah Negara Mali: Kejayaan dan Perubahan Kekuasaan

Pada awal abad ke-15, Kerajaan Mali mengalami kemunduran akibat serangan dari pasukan Songhai yang dipimpin oleh Sunni Ali Ber. Kerajaan Mali kemudian dibagi menjadi beberapa wilayah kecil yang diperintah oleh para bangsawan setempat. Namun, pada abad ke-17, Mali berhasil dipersatukan kembali oleh Kerajaan Bamana yang kemudian dikenal sebagai Kekaisaran S?gou. Kekaisaran ini berhasil memperluas wilayah Mali hingga sebagian besar wilayah yang saat ini merupakan bagian dari negara tersebut.

Selama abad ke-19, Mali menjadi bagian dari Kekaisaran Wassoulou di bawah kepemimpinan Samory Tour?. Namun, pada awal abad ke-20, Mali jatuh ke tangan Prancis dan menjadi bagian dari jajahan Prancis di Afrika Barat. Pada tahun 1960, Mali memperoleh kemerdekaannya dan mendirikan Republik Mali yang telah kita kenal hingga saat ini. Sejak itu, Mali mengalami berbagai perubahan politik dan sosial, termasuk perubahan sistem pemerintahan dari monarki menjadi republik dan berbagai konflik internal yang akhirnya berujung pada pemerintahan presiden yang berkuasa saat ini.