Blog
Sejarah Negara Lesotho
Sejarah Negara Lesotho

Latar Belakang Sejarah Negara Lesotho

Negara Lesotho merupakan sebuah negara berdaulat yang terletak di bagian selatan Afrika. Negara ini berbatasan dengan Afrika Selatan di sebelah timurnya. Lesotho dijuluki "Switzerland of Africa" karena pemandangan pegunungan yang memukau dan cuaca yang sejuk. Sejarah negara Lesotho dimulai pada abad ke-19, ketika orang-orang Basotho (suku besar di Lesotho) dipimpin oleh pahlawan nasional mereka, King Moshoeshoe I.

Pada awalnya, wilayah Lesotho merupakan bagian dari Kerajaan Zulu yang dipimpin oleh Shaka Zulu. Namun pada tahun 1822, orang-orang Basotho yang dipimpin oleh King Moshoeshoe I memisahkan diri dari Kerajaan Zulu dan mendirikan Kerajaan Basotho yang berpusat di Thaba Bosiu. Pada tahun 1868, Kerajaan Basotho mengalami tekanan dari kolonialisme Eropa dan akhirnya bergabung dengan Kerajaan Inggris. Pada tahun 1966, Lesotho mendapatkan kemerdekaannya dan King Moshoeshoe II menjadi Raja pertama Lesotho.

Perkembangan dan Pemerintahan Lesotho

Setelah kemerdekaannya, Lesotho mengalami beberapa perubahan pemerintahan. Periode awalnya, negara ini diperintah oleh sistem monarki konstitusional dengan King Moshoeshoe II sebagai Raja dan Perdana Menteri Leabua Jonathan sebagai kepala pemerintahan. Namun, pada tahun 1970, Jonathan mengambil alih kekuasaan secara militer dan memerintah negara ini sebagai diktator.

Pada tahun 1986, Lesotho kembali menjadi negara demokrasi setelah terjadi kudeta yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Justin Lekhanya. Namun, pada tahun 1991, Lesotho kembali mengalami kudeta dan kepala pemerintahan digantikan oleh Letnan Kolonel Elias Phisoana Ramaema. Baru pada tahun 1993, Lesotho mendapatkan wajah baru sebagai negara demokrasi dengan adopsi konstitusi baru yang memberikan kekuasaan kepada rakyat untuk memilih pemerintahan mereka.

Hingga saat ini, Lesotho diperintah oleh monarki konstitusional dengan Raja Letsie III sebagai Kepala Negara dan Perdana Menteri Moeketsi Majoro sebagai kepala pemerintahan. Meskipun masih mengalami beberapa permasalahan politik, Lesotho telah mengalami perkembangan yang signifikan, terutama dalam bidang ekonomi dan pendidikan. Negara ini juga dikenal dengan keanekaragaman budaya dan tradisi yang kaya, menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik di Afrika.