Blog
Sejarah Negara Kamboja
Sejarah Negara Kamboja

Latar Belakang Sejarah Negara Kamboja

Negara Kamboja, juga dikenal sebagai Kerajaan Kamboja, terletak di Asia Tenggara dan berbatasan dengan Thailand, Laos, dan Vietnam. Negara ini memiliki sejarah yang panjang dan kaya, dimulai dari zaman kuno hingga saat ini. Sejarah negara ini dimulai pada abad ke-1 Masehi, ketika kerajaan Funan didirikan. Kemudian pada abad ke-9, kerajaan Chenla muncul dan menggantikan Funan sebagai kekuatan dominan di wilayah tersebut.

Namun, pada abad ke-13, kerajaan Khmer yang dipimpin oleh Raja Jayavarman VII mencapai puncak kejayaannya. Pada masa ini, negara Kamboja dikenal sebagai salah satu kekuatan besar di Asia Tenggara dan memiliki pengaruh yang luas di kawasan tersebut. Selama masa pemerintahan Raja Jayavarman VII, Angkor Wat, salah satu situs arkeologi paling terkenal di dunia, juga dibangun. Namun, pada abad ke-15, kerajaan Khmer mulai mengalami kemunduran dan kekuasaannya diambil alih oleh kerajaan Ayutthaya dari Thailand.

Perkembangan dan Peristiwa Penting di Sejarah Kamboja

Pada abad ke-19, Kamboja jatuh ke tangan Prancis dan menjadi bagian dari Indochina Prancis. Selama masa penjajahan ini, banyak infrastruktur dibangun dan ekonomi Kamboja berkembang. Namun, pada tahun 1941, negara ini diduduki oleh Jepang dan pasca Perang Dunia II, Kamboja memperoleh kemerdekaannya. Pada tahun 1953, Kamboja diproklamasikan sebagai negara merdeka dan Norodom Sihanouk menjadi raja pertama.

Pada tahun 1975, Kamboja mengalami peristiwa tragis yang dikenal sebagai "Rezim Khmer Merah". Pemerintahan komunis ini dipimpin oleh Pol Pot dan dikenal karena melakukan kekejaman kepada rakyatnya sendiri. Lebih dari 2 juta orang tewas akibat perlakuan yang kejam dan kekurangan makanan selama periode ini. Namun, pada tahun 1991, dengan bantuan PBB, Kamboja mengadakan pemilihan umum dan memulai proses perdamaian. Pada tahun 1993, negara ini akhirnya mendapatkan stabilitas politik dan kembali menjadi monarki konstitusional dengan Norodom Sihanouk sebagai raja. Sejak itu, Kamboja telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dan menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di Asia Tenggara.