Blog
Sejarah Negara Armenia
Sejarah Negara Armenia

Perkembangan Sejarah Negara Armenia dari Zaman Kuno Hingga Modern

Armenia, sebuah negara yang terletak di wilayah Kaukasus Selatan, memiliki sejarah panjang yang kaya dan beragam. Sejarah negara ini dimulai sejak zaman kuno, dimana Armenia dihuni oleh suku-suku Indo-Eropa seperti bangsa Het, Urartu, dan Medes. Pada abad ke-6 SM, Armenia menjadi bagian dari Kekaisaran Persia dan memperoleh kemerdekaan pada abad ke-4 SM. Namun, pada abad ke-1 SM, Armenia menjadi wilayah kekuasaan Romawi dan pada abad ke-4 M, negara ini dianeksasi oleh Kekaisaran Romawi Timur.

Pada abad ke-5 M, Armenia menjadi salah satu negara pertama yang mengadopsi agama Kristen sebagai agama resmi. Hal ini berdampak pada perkembangan budaya dan politik negara ini. Pada abad ke-9 M, pemerintahan Armenia berada di bawah kekuasaan dinasti Bagratuni yang berhasil memperluas wilayahnya hingga ke Laut Hitam. Namun, pada abad ke-11 M, Armenia jatuh ke tangan Kekaisaran Bizantium dan Kekaisaran Seljuk. Pada abad ke-14 M, Armenia dipecah menjadi dua kerajaan yang saling berseteru, yaitu Kerajaan Armenia Cilicia dan Kerajaan Armenia Kilikia.

Pengaruh Budaya dan Politik dalam Sejarah Negara Armenia

Sejak awal abad ke-19 M, Armenia berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Rusia. Pada masa ini, Armenia mengalami penindasan budaya dan politik yang berdampak pada kemunduran negara ini. Namun, pada awal abad ke-20 M, terjadi gerakan nasionalisme Armenia yang bertujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan dan pemulihan budaya Armenia yang terancam punah. Pada tahun 1918, Armenia berhasil memperoleh kemerdekaannya dan mendeklarasikan diri sebagai sebuah negara merdeka.

Namun, kemerdekaan Armenia tidak berlangsung lama karena diikuti oleh invasi oleh Tentara Merah dan kemudian dianeksasi oleh Uni Soviet pada tahun 1922. Selama berada di bawah kekuasaan Uni Soviet, Armenia mengalami pembangunan sosial dan ekonomi yang pesat, namun di sisi lain juga mengalami penindasan politik yang berujung pada pembantaian rakyat Armenia oleh pemerintah Soviet pada tahun 1930-an. Setelah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991, Armenia kembali memperoleh kemerdekaannya dan hingga saat ini menjadi negara yang mempertahankan kebudayaan dan tradisi Armenia yang kaya dan unik.