Blog
Sejarah Kota Yerevan
Sejarah Kota Yerevan

Latar Belakang Sejarah Kota Yerevan

Kota Yerevan adalah ibu kota dan kota terbesar di Armenia. Kota ini terletak di lembah Sungai Hrazdan dan dikelilingi oleh pegunungan yang indah. Sejarah kota ini dapat ditelusuri kembali hingga sekitar tahun 782 SM, ketika kota ini didirikan oleh Raja Argishti I dari kerajaan Urartu. Pada awalnya, kota ini dikenal dengan nama Erebuni dan menjadi pusat budaya, politik, dan ekonomi kerajaan Urartu.

Pada abad ke-1 Masehi, kota Yerevan menjadi bagian dari Kekaisaran Romawi Timur dan berada di bawah kekuasaan berbagai kerajaan seperti Kekaisaran Persia, Kekaisaran Romawi Timur, dan Kekaisaran Turki Utsmaniyah. Namun, pada abad ke-18, kota ini jatuh ke tangan Kekaisaran Rusia dan menjadi bagian dari Kaukasus. Pada saat itu, Yerevan mengalami pertumbuhan yang pesat dan menjadi pusat perdagangan, industri, dan budaya di wilayah tersebut.

Perkembangan dan Transformasi Kota Yerevan

Pada tahun 1918, Yerevan menjadi ibu kota Republik Demokratik Armenia yang baru merdeka. Namun, kemerdekaan ini tidak berlangsung lama karena pada tahun 1920, kota ini diambil alih oleh Uni Soviet dan menjadi bagian dari Republik Sosialis Soviet Armenia. Pada masa ini, Yerevan mengalami transformasi modern yang besar dengan pembangunan gedung-gedung pemerintahan, universitas, dan industri.

Pada tahun 1991, setelah pembubaran Uni Soviet, Yerevan menjadi ibu kota dari negara merdeka Armenia yang baru. Kota ini terus berkembang dan menjadi pusat pariwisata yang penting di kawasan Kaukasus. Pada tahun 2012, Yerevan merayakan ulang tahun ke-2,782 sebagai kota dan telah mengalami banyak perubahan dan perkembangan selama bertahun-tahun. Saat ini, Yerevan adalah kota yang modern dengan banyak bangunan dan fasilitas perkotaan yang memadukan warisan sejarahnya yang kaya.