Blog
Sejarah Kota Praha
Sejarah Kota Praha

Latar Belakang Sejarah Kota Praha

Kota Praha merupakan salah satu kota bersejarah yang terletak di Eropa Tengah. Terletak di tepi Sungai Vltava, kota ini menjadi pusat politik dan budaya Republik Ceko. Sejarah kota ini dimulai pada abad ke-9 saat wilayah ini ditempati oleh suku Slavia yang kemudian mengembangkan permukiman pertama di kota ini. Pada abad ke-14, Praha menjadi ibu kota Kerajaan Bohemia yang kuat di bawah pemerintahan Raja Charles IV.

Selama berabad-abad, Kota Praha menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa sejarah yang berdampak besar pada perkembangan wilayah Eropa. Selama Perang Dunia II, Praha diduduki oleh pasukan Jerman dan mengalami kerusakan yang signifikan. Namun, setelah Perang Dunia II berakhir, Praha menjadi salah satu kota yang terus berkembang dan memperkuat posisinya sebagai pusat politik, ekonomi, dan budaya di Eropa Tengah.

Perkembangan Kota Praha Hingga Masa Modern

Pada tahun 1918, setelah Kerajaan Bohemia melepaskan diri dari Austria-Hongaria, Praha menjadi ibu kota Republik Ceko yang baru dibentuk. Pada periode antar perang, Praha menjadi pusat intelektual dan budaya di Eropa dengan munculnya berbagai gerakan seni dan sastra yang terkenal seperti surrealisme dan kubisme. Namun, kejayaan kota ini tidak berlangsung lama karena pendudukan Jerman pada Perang Dunia II.

Setelah Perang Dunia II berakhir, Praha menjadi bagian dari Blok Timur dan mengalami periode komunis yang berlangsung hingga tahun 1989. Namun, setelah Revolusi Beludru yang berlangsung di Praha, Ceko akhirnya memperoleh kemerdekaannya dan Praha kembali menjadi ibu kota yang makmur. Pada tahun 1993, Republik Ceko dan Slowakia memisahkan diri secara damai dan Praha menjadi ibu kota negara berdaulat yang baru. Sejak saat itu, Praha terus berkembang dan menjadi salah satu tujuan wisata yang populer di Eropa dengan kekayaan warisan budaya dan arsitektur yang kaya.

Pesona Sejarah Kota Praha Hingga Saat Ini

Salah satu daya tarik utama Kota Praha adalah kekayaan sejarah dan warisan budayanya. Di sana, wisatawan dapat menemukan bangunan-bangunan bersejarah seperti Kastil Praha, Jembatan Charles, dan Gereja Tyn yang megah. Selain itu, kota ini juga memiliki berbagai museum yang menampilkan koleksi seni dan artefak bersejarah yang menarik.

Selain itu, Praha juga memiliki suasana yang unik dan romantis dengan jalan-jalan berbatu yang indah dan suasana malam yang hidup. Banyak restoran dan kafe yang menawarkan makanan tradisional dan minuman seperti bir lokal dan anggur yang lezat. Dengan suasana yang begitu khas dan daya tarik wisata yang tidak dapat ditolak, tidak mengherankan jika Praha menjadi salah satu kota yang paling populer di Eropa.