Blog
Bahasa Negara Islandia
Bahasa Negara Islandia

Sejarah Singkat Bahasa Negara Islandia

Bahasa Negara Islandia merupakan bahasa resmi di Islandia dan digunakan oleh sekitar 330.000 orang di negara tersebut. Bahasa ini merupakan bagian dari keluarga bahasa Nordik dan merupakan salah satu dari dua bahasa utama yang masih menggunakan abjad runik. Sejarah bahasa ini dapat ditelusuri kembali hingga abad ke-9 ketika bangsa Viking mulai menetap di Islandia.

Pada awalnya, bahasa yang digunakan oleh bangsa Viking di Islandia adalah bahasa Norwegia Kuno. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh luar, bahasa ini mengalami evolusi dan beberapa perubahan. Pada abad ke-12, ada upaya untuk memperbaiki ejaan dan tata bahasa bahasa tersebut. Pada abad ke-19, bahasa Islandia mulai dipengaruhi oleh bahasa Denmark yang menjadi kekuatan kolonial di Islandia saat itu. Namun, upaya untuk mempertahankan bahasa asli Islandia tetap dilakukan hingga bahasa ini menjadi bahasa resmi negara pada tahun 1944.

Ciri Khas dan Perkembangan Bahasa Negara Islandia

Salah satu ciri khas yang membuat Bahasa Negara Islandia unik adalah konservatif dalam mempertahankan kata-kata yang digunakan sejak zaman Viking. Meskipun ada pengaruh asing, namun banyak kata asli Islandia yang masih digunakan hingga saat ini, seperti nama-nama tempat dan nama-nama tradisional. Bahkan, bahasa ini juga memiliki sistem ejaan yang sangat konsisten dan tidak banyak mengalami perubahan.

Perkembangan bahasa Islandia juga dipengaruhi oleh kesadaran akan pentingnya melestarikan bahasa asli. Bahasa ini dijaga oleh Akademi Bahasa Islandia yang berfokus pada pengembangan dan perlindungan bahasa tersebut. Sejak tahun 1964, Akademi ini telah menerbitkan kamus dan buku tata bahasa yang menjadi pedoman resmi dalam penggunaan Bahasa Negara Islandia. Hal ini memberikan bukti bahwa bahasa ini sangat dihormati dan dijaga dengan baik oleh masyarakat Islandia.

Masa Depan Bahasa Negara Islandia

Meskipun Bahasa Negara Islandia telah berhasil dipertahankan hingga saat ini, namun ada beberapa tantangan yang dihadapi untuk mempertahankan bahasa ini di masa depan. Semakin berkembangnya teknologi dan media sosial, banyak pemuda Islandia yang lebih memilih menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan pengaruh asing terhadap bahasa asli Islandia.

Namun, pemerintah dan masyarakat Islandia terus melakukan upaya untuk mempromosikan dan mempertahankan Bahasa Negara Islandia. Pada tahun 2011, pemerintah mengadakan kampanye bernama "Makmur dalam Bahasa Islandia" yang bertujuan untuk meningkatkan penggunaan bahasa ini dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pendidikan bahasa Islandia juga menjadi prioritas dalam kurikulum pendidikan di negara tersebut. Dengan upaya yang terus dilakukan, diharapkan Bahasa Negara Islandia tetap dapat bertahan dan terus berkembang sebagai bahasa yang unik dan berharga bagi masyarakat Islandia.